Loading...
OLAHRAGA

DKI Pastikan Pembangunan Infrastruktur Asian Games Rampung Juli 2018

Pemerintah Provinsi DKI jakarta memastikan pembangunan seluruh infrastruktur Asian Games XVIII akan dapat rampung dua bulan sebelum akan digelar perhelatan olahraga empat tahunan yang akan digelar pada 18 Agustus hingga 2 September 2018.

 

Dalam pelaksanaan event akbar Asian Games 2018 tersebut, Kota Jakarta mendapatkan tugas untuk mempersiapkan insfrastruktur yang berstandar internasional supaya dapat dimanfaatkan oleh para atlet berasal dari negara – negara di Benua Asia.

 

Beberapa infrastruktur yang perlu disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta adalah tiga venue utama, yaitu velodrom untuk cabang olahraga balap sepeda, equestrian untuk cabang olahraga pacuan kuda dan venue untuk pertandingan sepeda BMX. Semuanya berada di wilayah Jakarta Timur.

 

Tidak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta termasuk perlu mempersiapkan pembangunan 10 gelanggang olahraga (GOR) sebagai venue pendukung Asian Games. GOR ini dapat digunakan untuk tempat latihan para atlet mancanegara sebelum akan Asian Games digelar.

 

Kemudian untuk menunjang kemudahan aktifitas atlet berasal dari tempat penginapan menuju tempat latihan atau tempat bertanding, maka Pemprov DKI termasuk membangun transportasi massal berbasis rel. Yaitu kereta enteng cepat (light rail transit/LRT) dengan rute Kelapa Gading-Velodrome.

 

Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno optimistis seluruh pembangunan infrastruktur selanjutnya dapat rampung dua bulan sebelum akan Asian Games dimulai.

 

Untuk pengerjaan pembangunan fisik velodrom sudah mencapai 70 persen. Ditargetkan velodrom dapat rampung pada Juni 2018. Kemudian venue equestrian, pembangunan fisiknya sudah mencapai 88 persen. Sehingga ditargetkan pada Desember th. 2017 sudah dapat rampung.

 

Untuk LRT, pengerjaan konstruksinya sudah mencapai 42 persen. Sandiaga optimistis LRT dapat rampung pada Agustus 2018 supaya sudah dapat dioperasikan pada bulan Agustus saat Asian Games dimulai.

 

“Juga untuk 10 GOR di Jakarta, kami dapat renovasi. Diharapkan April dapat rampung. Sedangkan untuk venue pertandingan BMX, kami masih melacak wilayah yang pas. Kemungkinan besar di Koja,” kata Sandiaga, Rabu (29/11).

 

Sandiaga termasuk secara kontinyu menggelar rapat koordinasi dengan pihak panitia penyelenggara Asian Games, Inasgoc. Ia menyaksikan dua venue utama, Velodrom dan equestrian sudah terjadi pembangunannya cocok dengan jadwal dan diinginkan dapat selesai tepat waktu. Begitu termasuk pembangunan LRT dan termasuk 10 GOR.

 

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, Satya Heragandhi memastikan dua proyek sarana olahraga balap sepeda dan pacuan kuda diinginkan selesai dua bulan sebelum akan digunakan untuk pertandingan atlet-atlet elite berasal dari Negara-negara Asia. Demikian termasuk sarana transportasi, LRT Jakarta.

 

“Kami optimis tiga proyek penugasan Pemprov DKI ini selesai dua bulan sebelum akan dipergunakan sebagai sarana pertandingan Asian Games,” kata Satya.

 

Tiga proyek penugasan yang dijalankan PT Jakarta Propertindo ( PT Jakpro) yaitu light rail transit (LRT) Jakarta rute Kelapa Gading-Velodrom, equestrian Pulomas, dan Velodrom Rawamangun sudah melampui target.

 

Untuk pembangunan LRT Jakarta selama lebih kurang 5,8 km miliki enam stasiun, pihaknya mengerjakan siang dan malam, supaya dapat mencukupi target. Yaitu dua bulan menjelang Asian Games XVIII, LRT sudah dapat diujicobakan.

 

Anggaran pembiayaan proyek LRT Jakarta mencapai Rp 5,2 triliun. Sementara untuk anggaran pembangunan Velodrom Rawamangun sebesar Rp 665 miliar baru terserap sebesar Rp 332,8 miliar. Sedangkan anggaran proyek Equestrian (Pacuan Kuda) di Pulomas sebesar Rp 417 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *