Loading...
COMMUNITYMovie

Coco (2017)

Coco (2017)

Film animasi 3D buatan Pixar ini dirilis bulan Desember 2017.

Streaming dan Download

Film ini bisa ditonton streaming dan download melalui tautan di bawah. Sudah terdapat subtitle Inggris, Indonesia dan Chinese

Streaming dan Download Coco by ngulik.net
Streaming dan Download Coco

 

Hari Kematian

Film Coco mengambil tema budaya Meksiko. Budaya yang diangkat ialah Hari Kematian atau The Day of The Death (Día de Muertos). Hari Kematian ini memperingati orang-orang yang sudah meninggal. Orang Meksiko percaya di hari ini, arwah orang-orang yang meninggal akan datang mengunjungi sanak keluarganya. Agar para arwah bisa ke rumah keluarganya yang masih hidup, fotonya harus dipajang.

Hari kematian ini dirayakan dengan berbagai dekorasi bertema kematian, seperti bunga, permen berbentuk tengkorak, hiasan dekorasi dari kertas, buah-buahan, kacang, dan berbagai makanan dan dekorasi tradisional lainnya.

Orang-orang juga memasang altar dengan foto leluhur dan keluarganya yang sudah meninggal. Hari Kematian ini diadakan selama tiga hari, tanggal 31 Oktober hingga 2 November. Tanggal 31 Oktober dinamakan All Hallows Eve, anak-anak akan membuat altar untuk mengundang arwah anak kecil. 1 November disebut All Saints Day untuk arwah orang dewasa. Hari terakhir, 2 November ialah All Souls Day, orang-orang akan mengunjungi makam untuk mendekor kuburan keluarga mereka.

 

Mengulas film Coco

Hal yang saya suka

Prolog yang berupa animasi di dalam dekorasi kertas, diceritakan sejarah keluarga Miguel, nenek Imelda, suami dan Coco. Karakter Hector, yah Coco digambarkan sangat netral. Tidak terlihat seperti De La Cruz yang gemuk dan rambutnya juga bisa dikatakan mirip dengan keduanya. Tidak terkesan memaksa penonton dari awal untuk menganggap ayah Coco adalah De La Cruz.

Potongan foto Coco dan orang tuanya terlihat ayahnya memegang gitar De La Cruz yang terkenal tanpa terlihat wajahnya. Menurutku ini sangat beralasan, dengan memberikan kesan bahwa Imelda sangat benci dengan suaminya. Dan gitar milik Hector juga diambil oleh De La Cruz.

De La Cruz sempat kaget saat Miguel mengaku sebagai cicitnya, “saya punya cicit?” Menurut saya ini wajar, karena mungkin saat meninggal, De La Cruz belum memiliki cucu apalagi cicit.

Imelda juga tidak mengetahui bahwa suaminya dibunuh. Tidak diceritakan apakah Imelda tahu kematian suaminya apa tidak. Tapi sangat wajar bila Imelda tahu berita kematian suaminya (karena keracunan makanan) dan tidak memberitahu anak mereka Coco. Imelda tidak ingin anaknya sedih karena kehilangan ayah yang dinanti-nantikan kepulangannya. Imelda juga sangat membenci suaminya, sehingga wajar bila merahasiakan berita ini.

Adegan Final Death Chicarron, teman Hector menurut ku sangat bagus. Dia “mati” ditemani temannya dan lagu favoritnya. Adegan ini juga memberikan gambaran situasi yang putus asa, akibat bila tidak ada lagi orang hidup yang mengenang memorinya.

Lagu yang dinyanyikan Hector merupakan lagu bercandaan mengenai seorang wanita jelek bernama Juanita. Lirik sebenarnya yang berisi “breasts” diganti menjadi “And her knuckles, they drag down the floor”.

Satu lagi yang menurut saya lucu di dalam film ini. Saat Miguel naik ke panggung dan terdiam. Ada yang teriak “Bring back the singing dogs” di tengah kerumunan memecahkan kesunyian. Karena sebelumnya ada talen show yang mempertontonkan paduan suara dari sekelompok anjing yang menggonggong.

Kekurangan dalam film Coco

Adegan Miguel main gitar di tempat rahasianya. Di tempat rahasia ini, terlihat sangat kecil dan sempit dan ad altar untuk De La Cruz. Banyak sekali lilin yang entah kapan dinyalakan. Mungkin saya salah, tapi menurutku ini sangat dipaksakan. Karena bila Miguel merahasiakan tempat ini, menyalakan lilin sebanyak itu akan sangat berbahaya.

Potongan foto Coco dengan orang tuanya tanpa wajah ayahnya dan bagian gitar yang terlipat agak tidak wajar. Wajar bila wajah ayahnya dirobek, namun bagian gitar justru tidak dibuang dan hanya dilipat. Tapi saya juga tidak terpikir cara lain untuk membuat Miguel mendapat klu mengenai sejarah musik di dalam keluarganya.

Alebrije Imelda menurutku agak lebay dan menipu penonton. Pixar membuat Imelda seolah-olah seperti nenek sihir yang jahat,

untuk mendramatisir adegan pengejaran Miguel. Menurut saya hal ini tidak perlu. Kalaupun harus menggunakan karakter macan, Pixar bisa membuat alebrije nya ukuran yang sewajarnya, atau dengan peringai yang tidak perlu sangat mencolok.

Efek drama yang menipu penonton ini ada di film Frozen buatan Disney. Sikap si pangeran dibuat sangat baik di awal, yang pada akhirnya ketahuan dia memiliki niat jahat.

 

Easter Eggs Film Coco

Sama seperti film Animasi Pixar lainnya, dalam film Coco juga terdapat beberapa hal menarik tersembunyi.

Pizza Planet Truck

Mobil truk yang pertama kali muncul di dalam film Toy Story ini sering banget nongol di berbagai film Pixar. Mobil truk ini juga nongol di luar jendela rumah Miguel, yang kemudian olrh nenek Coco ditutup karena ada musik dari mobil ini.

Pizza Truck by ngulik.net
Pizza Truck

Alebrije Nemo

Alebrije merupakan makhluk spiritual yang berwujud berbagai bentuk binatang. Berperan untuk menuntun arwah di Land of The Dead. Dalam pameran, terdapat meja yang memajang berbagai alebrije. Bila dilihat seksama, terdapat alebrije kecil yang diwarnai seperti ikan badut dari Finding Nemo. Di samping nemo dan Dory, juga ada tikus Remy dari Ratatouille.

Nemo, Dory, Remy dan karakter Pixar lainnya by ngulik.net
Nemo, Dory, Remy dan karakter Pixar lainnya

 

Nemo juga terdapat pada penutup botol di altar keluarga Miguel, di samping patung tengkorak kecil.

Nemo di altar by ngulik.net
Nemo di ofrenda

Kode A113

Kode ini merupakan ruang kelas CalArts, tempat banyak artis dari industri terkenal belajar Graphic Design dan animasi, termasuk Pixar. Dalam film ini, kode ini bisa ditemukan di ruangan Department of Family Reunions, kantor kantor si petugas yang alergi dengan anjing. Nama ruangan ini dikasi kode A113 dan terdapat di pintu.

Ruangan A113 by ngulik.net
Ruangan A113

 

Steve Jobs

Di dalam kantor Departmen of Family Reunions, terdapat banyak sekali komputer Mac. Kantor ini menggunakan Macintosh klasik. Salah satunya yang disebut “Devil Box” oleh Imelda dan kemudian dihancurkan.

Macintosh Klasik by ngulik.net
Macintosh Klasik

 

Pixar Piñata

Saat Miguel berangkat menuju plasa, dia melewati pasar dan salah satunya menjual piñata. Terdapat banyak sekali piñata dengan model karakter Pixar, Buzz, Woody dari Toy Story, dan Mike Wazowski, Sulley dari Monster Inc.

Karakter Toy Story & Monster Inc by ngulik.net
Karakter Toy Story & Monster Inc

Luxo Ball Pixar

Saat Miguel dan Hector mengunjungi gladi resik nya De La Cruz, terdapat adegan kejar-kejaran Dante dengan monyet Frida di dalam studio. Dari adegan itu terlihat bola Luxo di atas meja.

Luxo Ball by ngulik.net
Luxo Ball

 

Tukang sampah Toy Story

Anak ini nongol sebagai salah satu peserta talent show di Land of The Dead. Dengan menggunakan t-shirt tengkorak dan memainkan musik DJ. Tidak dipastikan dia adalah Sid Philips dari Toy Story, tapi di film Pixar yang menggunakan t-shirt ini hanya dia.

Sid Philips by ngulik.net
Sid Philips

 

Poster Film Incredibles 2

Poster film ini bisa dilihat di salah satu tembok Land of The Dead. Saat Miguel dan Hector menuju Talent Show setelah meminjam gitar, terdapat sekelompok orang yang menyalakan kembang api. Tepat di adegan itu terdapat poster film Incredibles 2 yang belum pernah dipublikasikan saat film ini tayang.

Poster Mr Incredibles 2 by ngulik.net
Poster Mr Incredibles 2

 

Artis dan Selebritis Meksiko

Beberapa selebriti Meksiko muncul di film ini. Frida Kahlo pelukis terkenal, El Santo pegulat dan aktor, Cantiflas aktor terkenal dan komedian, Pedro Infante penyanyi dan aktor dan Jorge Negrete.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *