Loading...
GAYA HIDUP

Tips Siasati Bikin Sarapan di Waktu Mepet

MASYARAKAT perkotaan pasti tidak asing kembali dengan kemacetan serta kepadatan selanjutnya lintas. Keduanya secara tidak segera memaksa orang untuk berangkat lebih awal sehingga formalitas harian dapat terjadi dengan baik.

 

Untuk pekerja kantoran yang terikat jam kerja, tak jarang hal ini memicu mereka melepas sarapan. Padahal melepas sarapan adalah formalitas yang buruk dan berdampak negatif untuk kinerja seseorang. Alasannya untuk beraktivitas, tubuh butuh karbohidrat dan protein sebagai sumber energi. Maka berasal dari itu, usahakan untuk sarapan sebelum akan mengawali kegiatan.

 

Sebisa bisa saja menu sarapan memenuhi keperluan nutrisi tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Tapi terkadang, keterbatasan kala di pagi hari memicu seseorang susah memenuhi keperluan tersebut. Lantas bagaimana cara menyiasatinya?

 

“ Kalau pagi-pagi bisa saja sibuk ya untuk menyiapkan makanan yang seimbang. Contoh cari protein nabati seperti tahu tempe. Ada caranya yaitu dapat dipilih berasal dari tipe makanan yang mengidamkan dikonsumsi. Contoh, sarapan dengan roti (tawar) yang di dalamnya dilengkapi telur, selada, timun, dan tomat. Itu udah memadai memenuhi keperluan karbohidrat dan protein. Selain itu, keperluan serat juga cukup,” tutur dokter spesialis gizi klinik, dr. Diana F. Suganda, M Kes, Sp. GK.

 

Dokter Diana juga merekomendasikan setelah sarapan jangan lupa melampirkan snack di jam 09.00 atau 10.00 pagi. Tentu snack yang dikonsumsi tidak dapat sembarangan.

 

“Bisa buah, susu, atau yoghurt. Kalau buah jika satu buah apel, satu potong melon atau semangka, dan satu buah pisang. Semuanya itu kebanyakan mengandung 150 kalori. Jangan lebih berasal dari itu karena takutnya jumlah kalori harian berlebih,” malah dr. Diana.

 

Bagi Anda yang bahagia makan buah, porsinya pun kudu diperhatikan. Sebab bagaimanapun buah mengandung gula yang jika dikonsumsi berlebih dapat tingkatkan jumlah kalori.

 

“Jangan pikir karena buah bagus maka dapat makan sepuasnya. Harus diperhatikan juga jumlah kalorinya. Selain itu, biasanya makan buah dapat memicu menu makan siang terganggu karena terlanjur kenyang. Akibatnya keperluan nutrisi jadi tidak terpenuhi keseluruhan. Hanya karbohidrat saja,” pungkas dr. Diana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *