Loading...
GAYA HIDUP

Kampung Durian, Destinasi Wisata Baru untuk Penggila Durian

Siapa yang tak tahu duren? Buah eksotis ini sungguh-sungguh populer karena mempunyai bebauan dan cita rasa yang khas. Saking terkenalnya, duren sering dijuluki sebagai king of fruits.

 

Berdiskusi soal duren, Indonesia menjadi salah satu penghasil terbesar di kawasan Asia Tenggara. Varietas durennya bahkan sungguh-sungguh bermacam, pantas dengan karakter tempat masing-masing.

 

Contohnya yakni Kediri. Kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur ini mempunyai sejumlah varietas duren yang telah diketahui oleh para pencinta masakan nusantara. Salah satunya duren slumbung.

 

Ciri khas duren Slumbung terletak pada tekstur daging yang legit dan tak keras, serta cita rasa manis yang ideal di lidah. Kecuali itu, Kediri juga mempunyai varietas duren unik lainnya seperti duren semoyo, duren kelud, duren gapu, dan masih banyak lagi.

 

Pemerintah Kabupaten Kediri sebenarnya telah merancang bermacam program menarik untuk mempromosikan duren lokal ke masyarakat luas. Apalagi pasca erupsi Gunung Kelud yang terjadi pada 2014 lalu, perekonomian warga setempat mengalami penurunan signifikan.

 

Untuk membangkitkan kembali potensi-potensi hal yang demikian, karenanya dikembangkanlah zona wisata baru yang terbagi menjadi 2 zona yakni, zona sirkuit Kelud dan zona agro. Di zona agro inilah wisatawan bisa mencicipi seketika bermacam produk duren khas Kediri.

 

Dibangun di zona seluas 1 hektar, Kampung Duren dilengkapi sejumlah fasilitas menarik seperti wahana permainan anak, titik selfie, gazebo, kafe, dan tentunya lahan perkebunan yang ditumbuhi 30 pohon duren.

 

“Di tempat ini para pengunjung bisa merasakan bermacam ragam duren unggulan dari seluruh kawasan di Kediri. Sebab pada dasarnya, kami juga mau memberikan pengalaman edukasi kepada mereka, seperti membeberkan pelaksanaan penanaman, pengolahan, dan lain sebagainya,” tutur Safuan, Kepala Pengelola Kampung Duren.

 

Lebih lanjut Safuan membeberkan, selain duren kupas, para pengunjung bisa mencicipi bermacam ragam olahan duren yang dihasilkan secara tradisional. Mulai dari ketan duren, jenang duren (gunakan kuah), kolak duren, dan beberapa produk modern seperti ice cream dan pancake duren.

 

Harganya bahkan relatif terjangkau. Untuk duren kupas dijual seharga Rp100 ribu per 6 kilogram. Meski menu makanan lainnya berkisar Rp4 ribu – Rp50 ribu.

 

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk mengunjungi Kampung Duren, perlu diketahui bahwa tempat ini baru akan dibuka secara sah pada pertengahan Februari mendatang.

 

“Kami memang sengaja memilih Februari, karena pada bulan hal yang demikian para petani sedang panen raya dan bertepatan pula dengan Festival Duren Kediri 2018,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *