Daftar Pemain yang Kariernya Dihancurkan Madrid, Nomor 1 Sempat Jadi Pemain Termahal

Real Madrid yaitu klub tersukses di Eropa. Los Blancos tercatat sebagai klub tersukses di Liga Spanyol dengan koleksi 33 trofi. Itu juga di Liga Champions, yang mana Madrid tercatat sebagai klub paling sukes dengan raihan 12 gelar.

 

Sejarah besar itu membuat banyak pemain top Eropa berminat melanjutkan karier bersama Madrid. Tapi, tak semua pemain top dapat bersinar bareng Madrid. Banyak pesepakbola yang justru terpuruk bareng Madrid, padahal mempunyai catatan gemilang bersama klub terdahulu. Siapa saja?

 

  1. Nicolas Anelka

 

Anelka dua separo musim (1997-1999) membela Arsenal. Dalam jangka waktu itu, Anelka mengemas 26 gol dari 76 penampilan. Pencapaian itu terhitung bagus, mengingat umur Anelka ketika itu belum genap 20 tahun. Pada bursa transfer musim panas 1999, Anelka malah diboyong Real Madrid dengan biaya 35 juta euro atau sekira Rp571 miliar.

 

Akan tetapi, Anelka hanya mengemas tujuh gol dari 32 penampilan bersama Madrid di musim 1999-2000. Akhirnya di bursa transfer musim panas 2000, penyerang berkepala plontos itu dilego ke Paris Sant-Germain.

 

  1. Michael Owen

 

Owen yaitu penyerang andalan Liverpool dalam kurun 1997-2004. Dari 284 penampilan, Owen mengemas 150 gol. Singkat kata, setelah mengamati tak kunjung meraih trofi prestisius bersama Liverpool, Owen mempertimbangkan hengkang ke Madrid pada bursa transfer musim panas 2004.

 

Tapi, Owen melempem bersama Madrid. Dari 45 penampilan di semua arena, Owen hanya mencetak 17 gol. Menjadi ironis di musim hal yang demikian karena Liverpool selaku eks klub Owen menjuarai Liga Champions. Sementara Madrid mentok di 16 besar. Pada hasilnya di bursa transfer musim panas 2005, Owen dilepas Madrid ke Newcastle United dan gagal menemukan performa terbaiknya sampai mempertimbangkan pensiun pada 2013.

 

  1. Ricardo Kaka

 

Kaka sempat memecahkan rekor transfer dunia ketika didatangkan Madrid dari AC Milan pada bursa transfer musim panas 2009, yaitu 58,5 juta pounds atau seimbang Rp1,07 triliun. Tidak heran Kaka ditebus mahal. Sewaktu membela Milan dalam kurun 2003-2009, Kaka tampil di 307 penampilan dengan koleksi 104 gol dan 66 assist.

 

Tapi, karier Kaka hancur bersama Madrid. Gelandang yang masuk skuad Brasil ketika menjuarai Piala Dunia 2002 itu sering kali dilanda cedera. Selama membela Madrid dalam kurun 2009-2013, Kaka hanya mentas di 120 pertandingan dengan raihan 29 gol dan 39 assist. Sesudah itu pada 2013, Kaka kembali membela Milan dan gagal menemukan performa terbaik layaknya di jangka waktu pertama. Di pengujung 2017, Kaka mempertimbangkan pensiun dan Orlando City jadi klub terakhir yang dibelanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *