Google Rilis Datally, Aplikasi Penghemat Kuota Internet di Android

Setelah YouTube Go yang ramah kuota, Google lagi meluncurkan aplikasi dengan manfaat mirip untuk pengguna di Indonesia.

 

Aplikasi Android tersebut adalah Datally yang bisa menopang pengguna ponsel mengontrol dan menghemat kuota internet. Datally bekerja bersama mematikan aplikasi yang memakai kuota internet di belakang sistem (background).

 

Seperti yang telah diketahui, sebagian besar aplikasi di Android selalu aktif secara diam – diam. Aplikasi tersebut tak hanya menyedot kuota termasuk disinyalir turut menyumbang borosnya baterai smartphone.

 

Sejumlah aplikasi secara otomatis diblokir begitu Datally dipasang di smartphone. Akan tetapi, pengguna masih bisa menyesuaikan aplikasi yang dianggap mutlak dan boleh selalu mengfungsikan kuota internet. Aplikasi yang biasanya mesti selalu mengakses bersama internet adalah aplikasi pesan instan dan tempat sosial.

 

Pengguna yang telah menguji aplikasi ini menjelaskan bahwa Datally bisa menghemat kuota internet di ponsel sampai 30 persen, seperti dikutip KompasTekno dari info pers Google, Senin (4/11/2017).

 

Aplikasi Datally dibikin Google setelah lakukan riset pada pengguna ponsel di Indonesia. Hasil riset memperlihatkan pengguna ponsel di Indonesia banyak yang khawatir paket kuota internetnya cepat habis.

 

Google termasuk mendapati, pengguna ponsel di Indonesia tidak mengerti untuk apa saja kuota mereka digunakan. Mereka termasuk disebut mengalami ada problem mengontrol pemanfaatan kuota pada aplikasi yang disukai.

 

“ Kami membawa dampak Datally, aplikasi yang bisa menopang Anda memahami, mengontrol, dan menghemat kuota internet, supaya Anda bisa lebih menghemat dan lakukan lebih banyak perihal bersama kuota Anda, ” ujar Caesar Sengupta, Vice President Tim Next Billion Users Google, di dalam info pers Google.

 

Selain bisa menghemat kuota, Datally mempunyai fitur pencarian jaringan Wi-Fi. Dengan mengfungsikan Datally, pengguna bisa memandang jaringan Wi-Fi yang berada di dekatnya.

 

Akan tetapi, Datally tidak sedia kan kunci pembuka WiFi. Untuk mengakses internet di WiFi terdekat, pengguna pasti saja mesti mempunyai atau mengerti password-nya.

 

” Fitur ini nantinya berfungsi mirip Waze, sebab pengguna bisa beri tambahan penilaian tentang kualitas jaringan Wi-Fi di suatu area dan menopang pengguna lain memperoleh jaringan yang lebih baik, ” kata Caesar Sengupta.

 

Aplikasi Datally telah bisa diunduh di Google Play Store secara global, termasuk Indonesia. Untuk menggunakannya dibutuhkan ponsel Android bersama sekurang-kurangnya OS versi 5.0 (Lollipop).

Jasa Sewa Sopir Pribadi Bisa Lewat Aplikasi

Munculnya perusahaan di bidang ride-sharing seakan menjadi pandangan baru tersendiri bagi buah hati usaha Astra, PT Astra Graphia Information Technology (AGIT). Bedanya, jasa yang ditawarkan hanya berupa sopir pribadi dengan menggunakan kendaraan sang pengguna jasa.

 

Layanan pemesanan jasa sopir pribadi bernama Mytra Driver ini diklaim menggunakan energi berpengalaman. Nantinya, sopir akan mengantarkan dan mengendarai mobi pribadi untuk pemilik di zona Jakarta.

 

Gina Permana, Business Leader Mytrip menuturkan jasa ini dirilis untuk memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan ketika menghadapi stres di tengah padatnya trek ibu kota.

 

“Jakarta merupakan salah satu kota dengan tingkat kemacetan dan stress tertinggi di dunia, sehingga mengendarai kendaraan beroda empat sendiri kadang sungguh-sungguh melelahkan dan tak tepat sasaran. Mytra Driver diluncurkan supaya warga Jakarta bisa berprofesi lebih produktif, mengurangi tingkat stress di tengah kemacetan,” klaim Gina.

 

Untuk menetapkan keamanan penumpang yang sekaligus juga pemilik kendaraan, direktur PT Daya Mitra Serasi, Anang Yudiantor menetapkan pihaknya perekrutan sopir dilakukan lewat tingkatan ketat dan telah mendapatkan pelatihan khusus.

 

Berbeda dengan mempekerjakan sopir pribadi, Anang menyebut SDM yang tergabung sepenuhnya bukan milik Mytra Driver. Perusahaan hanya akan memberikan profesi ketika ada permintaan dari pengguna.

 

“Kita gunakan sifat sharing economy ya, jadi biar harganya nggak mahal dan lainnya, kita menghindari yang dedicated,” ujarnya tanpa menerangkan metode bagi hasil antara perusahaan dengan DAMIRA dan sopir.

 

Penumpang memberi pengevaluasian objektif

 

Sama halnya dengan jasa ride-sharing, Anang juga menyebut nantinya pengguna jasa bisa memberikan pengevaluasian lewat rating jika menyukai layanan sang sopir. Hal ini dilakukan untuk melakukan pemantauan supaya pengguna tak merasa cemas ketika menggunakan jasa Mytra Driver.

 

“Kita juga mempunyai metode rating. Untuk ketika ini jika pengemudi mendapatkan rating lebih bagus, karenanya dia akan mendapatkan lebih banyak order, semacam itu juga sebaliknya,” terang Gina.

 

Ia juga menyebut rating menjadi salah satu unsur penentu bagi sopir dalam mengantongi insentif.

 

Owned Solution, divisi pengembangan produk AGIT selaku pihak yang menciptakan layanan ini menyebut pemilik kendaraan pribadi yang kelelahan ketika berkendara bisa memesan sopir lewat website mytra.id atau lewat aplikasi pada telepon seluler Android. Pengguna bisa memesan sampai dua jam sebelum keberangkatan.

 

Sejauh ini, jasa sewa sopir pribadi bisa dipilih untuk 8 jam sampai 12 jam penerapan atau menurut rute yang dipilih. Bila waktu yang diperlukan cukup lama lantaran terjebak macet, pengguna jasa bisa menggunakan fitur perpanjang waktu sewa (extend) yang bisa diaplikasikan optimal 6 jam dalam sekali pesan.

 

“Estimasi Rp60-200 ribu untuk 50 km layanan menurut rute. Perhitungan menurut jarak ditempuh berapa jam. Bila yang 12 jam dan 8 jam itu fix harganya, jika yang 8 km di weekdays itu Rp350 ribu walaupun jika yang 12 jam Rp400 ribu. Bila weekend tambahannya Rp50 ribu,” sebut Gina.

 

Sampai ketika ini, Mytra Driver mempunyai 10 pengemudi dan ditargetkan bisa memenuhi seberapa malah permintaan di pasar, karena Damira mempunyai 6.000 sopir.

Aplikasi Asisten Pribadi Lenna Adopsi Teknologi AI

PT Sinergi Digital Teknologi meluncurkan aplikasi asisten pribadi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang diberikan nama Lenna. Sebagai asisten pribadi, Lenna bisa menyesuaikan keperluan dan harapan setiap penggunanya untuk memudahkan dan memecahkan keperluan sehari-hari.

 

CEO PT Sinergi Digital Teknologi, Rissandi memaparkan, salah satu keunikan dan keunggulan Lenna dibandingi aplikasi asisten pribadi pada biasanya adalah disediakannya layanan perintah suara (voice command). Sehingga interaksi dengan Lenna menjadi lebih mudah sebab hanya membutuhkan suara pengguna.

 

“Adanya perintah suara akan mengubah metode penggunaan dan berinteraksi dengan aplikasi,” ujar Rissandi, di peluncuran aplikasi Lenna.

 

Aplikasi Lenna juga dilengkapi sebagian fitur unggulan yang menjadi pembeda dengan aplikasi asisten pribadi lainnya, seperti berita terkini, ramalan cuaca, dan mesin pencari (search engine). Aplikasi Lenna juga bisa menolong melayani pembelian karcis pesawat, pulsa handphone dan token listrik, hingga membeli karcis untuk nonton film hanya dengan perintah suara. Pengguna juga bisa mencari review gawai (gadget) hingga pergerakan saham.

 

Uniknya, Lenna tidak hanya sebatas asisten pribadi, tetapi juga bisa diajak berbincang-bincang layaknya dengan teman sendiri. Ketika ini aplikasi Lenna baru tersedia di platform Android, dan dijanjikan akan lantas hadir di platform iOS.

Review dan Spesifikasi Harga Google Pixel 2

Google merilis dua varian sekaligus yang berbeda yakni Pixel 2 dan Pixel XL 2. Tentu saja spesifikasi yang disuguhkan tak kalah saing sama-sama miliki performa tangguh. Alhasil bantuan system operasi mengadopsi Android terbaru. Nah, tersebut ini adalah harga Google Pixel 2, baik lihat maupun spesifikasinya.

 

Cek Harga : Pixel 2 dan Pixel XL 2

 

Menurut Info beraneka sumber bahwa harga berasal dari Google Pixel 2 kurang lebih :USD$649. Tentu saja harga ini bukan patokan yang murah bagi kebanyakan smartphone flagship. Bahkan tak menutup kemungkinan harganya lebih mahal, gara-gara smartphone ini tawarkan fitur lebih canggih dan performa lebih powerfull.

 

Desain dan Layar

 

Google Pixel 2 yang membentang luas sampai 5.5 Inches. Kemungkinan besar smartphone ini bakal mengadopsi layar OLED Display. Sementara itu, untuk resolusinya sebesar 2.450 x 1312 pixels bersama rasio bodi ke layar sangat besar. Hebatnya ulang usungan layar mempunyai Bezel-less disetiap sisinya.Desainnya bakal sangat premium dan dibalut bodi metal memiliki kwalitas tinggi yang kokoh dan kuat. Terlebih ulang bentangan layar sudah didukung oleh proses navigasi On-Screen Button, sehingga bisa mempermudah para penggunanya.

 

Processor

 

Google Pixel XL 2 mempunyai system operasi Android Nougat 7.1.1. Rupanya smartphone ini terjadi terhadap system operasi yang paling baru yang terlalu mungkin bisa terjadi bersama sangat responsive. Dapur pacunya, Google membekali Pixel 2 bersama chipset Qualcomm Snapdragon 835 yang didalamnya tertanam processor Octa Core. Hebatnya processor tersebut berdasarkan  konfigurasi Quad Core 2.35 Ghz Kro dan Quad Core 1.9 Ghz Kryo. Maka tak heran kegiatan multitasking sangat menakjubkan. Bahkan pengolahan grafis Adreno 540 bakal mengoptimalkan kualitas visual Google Pixel 2 dalam menampilkan foto, video, sampai game.

 

Memori

 

Namun sayangnya smartphone ini masih mengandalkan RAM berkapasitas 4 GB, dimana dilain pihak tersedia sebagian satu} ponsel flagship bersama spesifikasi RAM  6 GB. Sementara itu, terdapat bantuan memori internal seluas 32 GB dan 128 GB. Jangan pernah berharap smartphone ini miliki slot memori ekternal, gara-gara Google tak pernah melengkapi produknya bersama memori ekternal. Kendati demikian, kapasitas tersebut dirasa cukup untuk menyimpan begitu banyak ragam file perlu di dalam ponsel.

 

Kamera

 

Kemampuan kamera yang dimilikinya terbilang sangat tangguh, dimana kamera belakang beresolusi 12 Megapixel dan depan meraih lensa 7 Megapixel. Beragam fitur fotografi super canggih bakal dimilikinya, layaknya EIS (Gyro), serta bantuan fitur dual-LED (dual tone) flash. Untuk kamera belakangnya terhitung bisa merekam video 4K bersama sangat stabil, sehingga memicu Pixel 2 jadi smartphone Android bersama  fitur kamera terbaik.

 

Cek Harga : Pixel 2 dan Pixel XL 2

Tanda-tanda Pemilik Mobil Harus Ganti Oli Gardan & Transmisi

Pemilik kendaraan roda empat bukan hanya patut mengerjakan pengecekan pelumas kendaraan secara terstruktur . Sejatinya, ada dua sektor lain yang kondisinya tetap patut diperhatikan merupakan gardan dan transmisi.

 

Meskipun tak serutin mengganti oli mesin, kedua sektor hal yang demikian juga memiliki batas waktu penggunaan. Technical Leader Plaza Toyota Tendean Adit, menerangkan bahwa oli gardan dan transmisi paling lama patut diganti seandainya sudah menempuh 40 ribu kilometer sekali.

 

“Iya itu ketentuannya, masing-masing dikala km menempuh 40 ribu atau kira-kira dua tahun sekali,” kata Adit.

 

Lebih lanjut ia mengimbau supaya pemilik kendaraan mengganti oli gardan dan transmisi tak melebihi batas waktu yang ditentukan. Jika tak, maka kedua sektor hal yang demikian mengeluarkan suara berdengung.

 

Jika sudah terdengar suara dengung pada transimi dan gardan, maka bisa dipastikan ada bagian yang rusak di dalamnya.

 

“Itu bisa dari suara transmisi gardan ada suara mendengung, ‘ngung-ngung’ seperti itu. Nah seandainya udah suara bahkan itu biasanya sudah rusak,” ujarnya.

 

Suara hal yang demikian tak lain berasal dari gir dalam transmisi gardan yang berprofesi ekstra dan sudah patut dilumasi oli. “Tujuan pelumas tentu mengisi celah di gigi itu. Jika pelumas kurang baik, gigi bersentuhan lantas dan bisa membuat rusak,” katanya.

 

Ia merekomendasikan pemilik kendaraan mengikuti ketetapan pergantian oli transmisi dan gardan pantas dengan waktunya. Jangan hingga, Anda sebagai pemilik patut menguras kocek lebih dalam lantaran mengganti bagian pada dua sektor hal yang demikian.

 

“(Kedua) bagian itu lumayan mahal. Karena itu bukan sparepart yang wajar diganti seandainya penggunaan normal. Gir itu ngga ada jarak waktu untuk penggantian, lain halnya dengan kampas kopling yang ada masa pergantiannya,” imbuhnya.

Bukan e-Commerce, Blockchain Bakal Jadi Tren Selanjutnya

Steven telah menyatakan bahwa pemain e – commerce di Indonesia maupun di luar negeri telah benar – benar mapan. Sehingga, kecuali tak idamkan ketinggalan, startup perlu menyaksikan tren baru ke depannya,  blockchain.

 

” Saya mendorng startup yang tetap menyaksikan e – commerce untuk meloncat ke blockchain. Karena dunia lain telah nggak ngomongin e-commerce lagi, di AS startup ecommerce telah jarang karena pasarnya telah dewasa. Di sini termasuk begitu, ” papar Steven Suhadi, Co founder Blocktech, di kawasan Rasuna Said.

 

Sayangnya, ilmu berkenaan blockchain tetap belum benar-benar bagus. Akan tetapi walaupun begitu, dia menilai kesadaran telah merasa meningkat bersama banyaknya perusahaan yang bermaksud mengimplementasikan teknologi ini.

 

“ Di Indonesia telah merasa growing awareness berkenaan blockchain. Sudah tersedia sebagian satu} perusahaan besar yang senang implementasi dan sebagian satu} konglomerat telah tahu, ” sambungnya

 

Indonesia termasuk berpotensi besar bisa jadi pemain global karena perkembangan di luar negeri tidak jauh di banding di di dalam negeri. “ Di luar negeri hanya sedikit lebih baik, artinya hanya sedikit jarak kita untuk mengejar, ” Steven mengungkapkannya.

 

Ketika ditanya berkenaan tantangan mengaplikasikan teknologi ini, Steven menyebut bahwa masyarakat hanya perlu membuat perubahan paradigma saja. Masalah investasi tak akan jauh berbeda dari adopsi teknologi lain seperti halnya internet.

 

“ Cara pikir aja (yang perlu diubah). Pikirannya adalah bukan kita membuat di sedang tetapi menyebarkan proses makanya perlu tersedia perubahan paradigma. Ini bukan hanya dari aspek developer tetapi termasuk dari pemilik usaha atau statup. Bagaimana mengakibatkan data terdesentralisasi, ” terangnya.

 

Sementara itu, Blocks Tech Labs sendiri merupakan perusahaan yang fokus mengembangkan startup yang berhubungan bersama blockchain di Asia Tenggara.

 

Perusahaan ini menolong pemain luar negeri untuk menjangkau pasar di Indonesia dan sebaliknya, membangun ekosistem blockchain dan startup di wilayah Asia Tenggara sendiri.

Urgent.id, Inovasi Digital Anak Bangsa Permudah Service Gadget

Indonesia merupakan salah satu negara yang ikut mengalami perkembangan teknologi di zaman yang semakin modern. Para developer pun berlomba mencanangkan platform atau aplikasi mobile untuk menolong memenuhi kebutuhan digital. Salah satu karya anak bangsa, aplikasi mobile bernama Urgent.id. Aplikasi ini merupakan platform pemesanan pelayanan untuk perbaikan handphone dan laptop.

 

Indra Gunawan (26), pendiri Urgent.id, mengklaim aplikasi tersebut dapat beri tambahan pelayanan perbaikan tercepat, bergaransi, dan dikerjakan oleh teknisi terpercaya.

 

Terdapat delapan jenis elektronik yang dapat diperbaiki lewat Urgent.id yakni smartphone, iPhone, HP Android, laptop, charger laptop, charger Apple, komputer/pc, hingga harddisk.

 

Indra menuturkan, di Indonesia selagi ini terdapat 86 juta pengguna smartphone. Indonesia sudah menampung 75 kilo ton limbah elektronik, maka benar-benar disayangkan kecuali smartphone atau gadget lainnya rusak dan tidak dapat segera diperbaiki.

 

Bermarkas di Mini Mall, Bandung, Urgent.id sejauh ini sudah meraup 279 customer yang sudah mengaksesnya lewat Playstore atau segera di website. Dengan motto ‘cepat menolong’, platform tersebut beri tambahan tiga jaminan kepada para konsumennya.

 

“Kita menjanjikan 3 hal. Pertama, kepastian selagi selesai, selanjutnya kepastian biaya, dan kepastian mutu setelah service. Jangan hingga cepat selesai, tetapi baru pakai sebentar sudah rusak lagi,” kata Indra dalam presentasinya di acara Grand Final IWIC 11 di Kantor Pusat PT Indosat Ooredoo.

 

Indra Gunawan merupakan keliru satu kontestan dari ajang persaingan digital yang diselenggarakan oleh perusahaan telekomunikasi Indonesia, yakni Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC) ke-11. Acara annual Indosat pada th. ini mengusung tema ‘Digital Nation’.

 

Inovasi digital Indra Gunawan merupakan keliru satu dari 3.000 karya gagasan dan aplikasi lainnya dalam 4 kategori, yakni Kids & Teens, Beginner, Professional, dan Women &

 

Girls. Aplikasi Urgent.id berhasil tembus bersama 24 finalis lainnya, dan mendiami juara pertama pada kategori Beginner.

 

“Untuk ke depannya, bersama IWIC ke-12 dan seterusnya, kita akan tetap memfokuskan program-program kita dalam membin bibit-bibit bangsa untuk mengarahkan dan menegaskan bahwa kita membangun digital nation untuk Indonesia,” tutur Joy Wahyudi, selaku President Director & CEO Indosat Ooredoo.

Kecerdasan Buatan Bisa Prediksi Sisa Umur Manusia

Sisa umur manusia hingga kini masih menjadi misteri, lantaran belum ada yang bisa memprediksi kapan seseorang akan meninggal dunia. Siap sangka seandainya akhir-akhir ini perkembangan teknologi bisa melaksanakan hal yang dirasa tidak mungkin itu.

 

Regu peneliti dari Universitas Stanford akhir-akhir ini mengoptimalkan metode yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang bisa memprediksi waktu wafat seseorang.

 

Cara ini berusaha meminimalkan pengaruh emosionil dan optimisme yang dimiliki dokter ketika memperkirakan sisa umur pasien.

 

Sejauh ini, regu telah mengkaji lebih dari dua juta catatan riwayat kesehatan pasien mengaplikasikan AI. Hal itu dilakukan untuk menemukan pola yang dilalaikan dokter dalam mengukur sisa umur pasiennya.

 

Meskipun terkesan tidak mungkin, namun regu peneliti mengklaim telah mencatatkan ketepatan perkiraaan mencapai 90 persen dibandingkan analisa dokter. Regu peneliti membongkar penyebab dokter cenderung meleset dalam memperkirakan kapan seseorang wafat.

 

“Organisasi penyedia layanan kesehatan mempunyai prioritas untuk meningkatkan mutu perawatan pasien rawat inap jelang akhir hayatnya. Hasil penelitian menerangkan dokter cenderung berestimasi terlalu tinggi dalam mengukur waktu meninggalnya seorang pasien.”

 

“Elemen ini menyebabkan ketidakcocokan antara kemauan lamanya hidup pasien dengan perawatan yang diberikan oleh pihak rumah sakit memasuki wafat,” terang regu peneliti seperti dilaporkan BGR.

 

Hasil riset yang dibentuk dalam laporan berjudul ‘Improving Palliative Care with Deep Learning’ ini bertujuan untuk membantu pasien dan keluarga dalam membuat agenda dan menghadapi hal yang sulit dihindarkan ketika terjadi di masa depan.

Aplikasi Pesan Supir Pribadi, Tak Sasar Pasar Gojek cs

Hati usaha Astra, Mytra Driver diyakini tidak akan berebut pasar dengan layanan permintaan kendaraan lewat aplikasi yang tengah populer seperti Gojek, Grab, dan Uber.

 

Karena, menurut Gina Permana, Business Leader Mytra, layanannya dialamatkan untuk kalangan menengah ke atas yang membutuhkan supir untuk mengendarai mobil pribadi mereka. Segmen pasar inilah yang menurut Ginabelum dilayani oleh aplikasi transportasi on demand itu.

 

“Sebetulnya kita berbeda  dengan layanan transportasi on demand yang telah ada, karena kita lebih menyasar ke pasar yang memang telah nyaman dengan kendaraannya sendiri,” kata Gina.

 

Lebih lanjut menurutnya, layanan Mytra Driver melayani segmen orang hal yang demikian yang seringkali kelelahan di macetnya Jakarta atau berharap ke luar kota tanpa mengemudi sendiri.

 

Tetapi hal itu tidak membuat Mytra Driver tidak punya pesaing. Sebelumnya, telah meluncur aplikasi supir pribadi serupa ialah, Oper (Online Helper) dan Valetic. Keduanya memiliki sistem perhitungan jasa supir yang tidak jauh berbeda ialah berbasis rute dan lama perjalanan.

 

Tetapi, Mytra Driver percaya diri layanannya akan konsisten mendapatkan tempat di Jakarta. Karena, perusahaan menggandeng perusahaan PT Daya Mitra Selaras (DAMIRA), perusahaan yang menyediakan jasa supir pribadi. Gina berharap nama besar Astra dan DAMIRA bisa membuat lebih banyak konsumen percaya pada produknya.

 

“Kita punya value jadi kami sangat percaya diri dengan value kita. Jadi kita akan memberikan mutu dan jaminan. Karena again jika kita berharap mempercayakan seorang driver mobil kita itu memang harus terhadap sopir dengan background dan mutu yang bagus. […] Diharapkan dengan kita membawa nama DAMIRA dan nama besar Astra juga, orang akan nyaman menerapkan layanan ini,” Gina membeberkan.

 

Sayangya, tidak semua pemilik mobil bisa memesan supir dari aplikasi ini. Gina membeberkan cuma mobil yang berasuransi yang bisa dikendarai oleh supir Mytra Driver yang ialah buah hati perusahaan Astra, PT Astra Graphia Information Technology/AGIT itu.

 

“Ini kita baru iuntuk pemilik mobil yang mobilnya telah ter-cover asuransi mereka sendiri, apapun asuransi mobilnya. (Sengaja) kita batasi dahulu, melainkan ke depan kita akan launch,” tambahnya.

 

Ia juga mengucapkan bahwa di masa depan, Mytra.id akan meluncurkan produk asuransi on demand. Produk itu untuk melindungi pelanggan ataupun mobil yang sedang menerapkan layanan supir panggilan ini. Asuransi menurut penerapan itu juga rencananya akan diaplikasikan untuk layanan lainnya. Sayang, Gina tidak mau menyebut waktunya.

 

“Saya bocorin sedikit bahwa banyak sekali produk-produk Astra yang bermain di wilayah asuransi, jadi untuk itu ditunggu aja. Itu emang penting banget sih. (Tetapi) jika asuransi driver-nya akan dikasih oleh DAMIRA. Seandainya mobil dan konsumennya belum,” tutupnya.

 

Mytra Driver telah diluncurkan secara beta sejak akhir Desember. Aplikasi yang diwujudkan Owned Solutions itu telah diunduh 2.600 kali di Android. Pengguna iOS bisa mengaksesnya dari laman Mytra.id.

Uniview Hadirkan Teknologi Super Starlight dan Kompresi Ultra 265

Uniview sebagai salah satu produsen terbesar untuk perangkat proses keamanan di Tiongkok konsisten berinovasi dan mengembangkan teknologi dan juga menambah kualitas produk dengan tujuan sanggup memimpin industri proses keamanan di semua dunia.

 

Pasar di Indonesia adalah salah satu pasar yang paling perlu bagi Uniview. Pada kegiatan ini Uniview akan menampilkan produk retail dan produk spesifik proyek dengan teknologi terkini

 

Teknologi yang dirilis adalah teknologi Super Starlight, di mana teknologi ini sanggup menampilkan gambar berwarna dalam keadaan cahaya yang amat minim. Serta Teknologi kompresi Ultra 265 yang sanggup menghemat kebutuhan storage dan bandwith kira-kira 80% dibandingkan kompresi normal.

 

“Selain itu juga, diluncurkan kamera seri Lite resolusi 2 megapixel dengan harga yang amat kompetitif,” kata Jason Cheng, Vice President International Business Department Uniview dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

 

Jason Cheng memperkirakan kamera CCTV IP akan mendominasi pasar dikemudian hari dibanding dengan kamera analog. Pasalnya harga yang di tawarkan amat bersaing dengan spesifikasi dan gambar memiliki kwalitas tinggi, dan juga mudah dalam pemasangan dan pengoperasiannya.

 

Seperti diketahui bahwa Indonesia memiliki lebih dari 250 juta penduduk dan amat berpotensi sebagai negara berkembang, Uniview akan menginvestasikan lebih banyak sumber energi di pasar Indonesia.

 

“Kami akan membuat strategi dengan dengan semua mitra kami, untuk menciptakan keadaan win-win, menciptakan keamanan yang lebih baik untuk Indonesia,” katanya.

 

Hal ini sanggup diamati dari proyek proyek besar yang sudah dikerjakan oleh mitra bisnis dengan dukungan dari PT Maxima Global Solusindo selaku distributor resmi untuk produk Uniview pertanda produk Uniview ini adalah produk kelas dunia yang sanggup menjawab kebutuhan kastemer dari sisi teknologi dan harga.

 

“Saat ini industri perekonomian dan juga program pemerintah di Indonesia tengah berkembang, hal ini sanggup diamati pembangunan MRT, bandar udara, jalur tol, program kota pintar, dll. Sehingga kita akan konsisten berinovasi untuk memajukan proses keamanan di selusuh Indonesia, ” kata Anthony Hermansjah, Managing Director  Maxima Global Solusindo.

 

Terkait strategi pemasaran  Maxima Global Solusindo , dia mengatakan, pihaknya konsisten mengusahakan menambah proses sarana purna menjual yang baik, dukungan penuh dalam setiap pekerjaan dan juga memegang prinsip untuk kerja mirip jangka panjang dengan para mitra bisnis.

 

“Harapan saya, memperkuat jaringan distribusi ke semua Indonesia, sehingga sanggup berpartisipasi dalam memajukan proses keamanan, dan juga menjadi perusahaan distribusi proses keamanan terbesar di Indonesia,” katanya.

 

Dia menjelaskan, dukungan yang diberikan  Maxima Global Solusindo selaku distirbutor resmi kepada para mitra bisnisyaitu training produk, branding toko, dan juga harga spesifik untuk pembelian barang demo.