どうぶつの森 – Animal Crossing – Nintendo

どうぶつの森 – Animal Crossing – Nintendo

どうぶつの森 (Dōbutsunomori) atau nama internasionalnya Animal Crossing ialah nama game simulasi dari Nintendo. Dalam game ini, kita berperan sebaai karakter manusia yang tinggal di desa yang dihuni oleh karakter-karakter binatang lucu namun berkarakter manusia. Terdapat berbagai aktivitas yang bisa dilakukan seperti memancung, menangkap serangga, mencari fosil dan lain-lain. Karena ini game simulasi, maka banyak fitur di dalam game ini yang bisa di ubah suka-suka. Selain nama dan jenis kelamin, pemain bisa mengganti penampilan karakter, aksesoris, gaya rambut, rumah, dekorasi, dan masih banyak hal lagi. Berikut ini seri Animal Crossing yang sudah dirilis.

 

Animal Crossing (2001)

どうぶつの森 (Dōbutsunomori – Animal Forest)

Animal Crossing by lesehan
Animal Crossing Cover

Pertama kali di rilis di Jepang untuk Nintendo 64 pada tahun 2001, yang kemudian dikembangkan lagi di tahun yang sama untuk GameCube. Di versi ini sudah terdapat sistem multiplayer, sehingga pemain bisa berinteraksi dengan pemain lain, seperti bertukar item, saling mengunjungi rumah atau desa pemain lain. Game ini masuk ke dalam 7 game terbaik GameCube. Berbagai penghargaan juga didapat game ini seperti Inovasi dalam Game Konsol, Penghargaan kategori Outstanding dalam Desain Game, RPG konsol terbaik sepanjang tahun oleh Acadeny of Interactive Arts & Science.

Animal Crossing by lesehan
Animal Crossing Gameplay

 

Animal Crossing : Wild World (2005)

おいでよ どうぶつの森 (Oideyo dōbutsunomori – Come to Animal Forest)

Animal Crossing: Wild World by lesehan
Animal Crossing: Wild World Cover

Dirilis untuk konsol Nintendo DS pada 23 November 2005 di Jepang, kemudian di Amerika Utara, Australia dan Eropa. Kostumisasi dalam game ini lebih ditingkatkan, pilihan pakaian dan aksesoris yang makin banyak, hingga pemain bisa mendesain pola pakaian. Lingkungan juga bisa diubah seperti pohon yang bisa ditebang dan ditanam lagi. Pemain juga bisa menggambar rasi bintang sendiri yang akan muncul di langit saat malam.

Animal Crossing: Wild World by lesehan
Animal Crossing: Wild World Gameplay

 

Animal Crossing : City Folk (2008)

街へ行こうよ どうぶつの森 (Machi e ikou yo dōbutsunomori – Let’s Go to the City : Animal Forest)

Animal Crossing : City Folk by lesehan
Animal Crossing : City Folk Cover

Dirilis di Nintendo Wii, sehingga fitur Nunchuck bisa diunakan untuk menggunakan alat-alat seperti kapak, penyiram tanaman, alat pancing, jaring penangkap serangga dan lain sebagainya. Dalam versi ini pemain bisa merayakan berbagai event di dunia nyata seperti Natal, Paskah, Hari Ayah, Hari Ibu, Halloween. Penambahan fitur kota juga terdapat pada seri ini. Pemain bisa menggunakan bis untuk ke kota dan belanja, ke salon, bioskop, toko lelang dan lain-lain.

Animal Crossing : City Folk by lesehan
Animal Crossing : City Folk Gameplay

 

Animal Crossing: New Leaf (2012)

とびだせ どうぶつの森 (Tobidase dōbutsunomori – Jump Out Animal Forest)

Animal Crossing: New Leaf by lesehan
Animal Crossing: New Leaf Cover

Di game ini, pemain diberi kepercayaan oleh penduduk desa sebagai wwalikota, salah satu tugasnya mengatur penduduk yang pindah ke kota, dekorasi lingkungan seperti menambahkan jembatan, air mancur, lampu jalanan, kantor polisi, café dll.

Animal Crossing: New Leaf by lesehan
Animal Crossing: New Leaf Gameplay

Interaksi ke penduduk sebagai walikota juga mempengaruhi perekonomian kota, seperti meminta penduduk menanam lebih banyak bunga, jam buka tutup toko. Fitur kustomisasi juga semakin berkembang. Pemain juga bisa berenang.

Animal Crossing: New Leaf by lesehan
Animal Crossing: New Leaf Wallpaper

 

Animal Crossing: Pocket Camp (2017)

Animal Crossing: Pocket Camp by lesehan
Animal Crossing: Pocket Camp ScreenShot

Dirilis untuk smartphone di Australia pada tanggal 25 Oktober 2017. Pada seri kali ini, permainan dimulai dari perkemahan. Pemain mengumpulkan material seperti kapas, kayu di area sekitar untuk ditukar menjadi furnitur. Pemain harus mendekorasi area kemahnya agar dikunjungi tetangga dan tiap kunjungan akan memberikan point relationship bagi pemain.

Animal Crossing: Pocket Camp by lesehan
Animal Crossing: Pocket Camp

Adobe After Effects & Premiere Plug-ins : Optical Flares

Optical flares merupakan plug-ins visual efek. Bagi seorang editor pengaruh plug-ins ini tidak asing didengar sebab optical flares adalah gimmick buat karya efeknya. Optical flares adalah plug-ins yang dibuat oleh Andrew Cramers dari videocopilot yang paling fenomenal dibandingkan plug-ins lainya. Fungsi plug-ins ini adalah menciptakan sinar yang bisa diganti warna dan tampilanya dan digunakan di software After Effect. Sinar yang diciptakan bisa lebih dari. Film-film terkenal sering menggunakannya, terutama Star Trek, Transformers dan film-film yang bertemakan futuristik dan teknologi modern. Tapi banyak juga film lain yang menggunakan tergantung konteks videonya.
Lesehan akan membagikan plug-ins Optical Flares pada halaman terakhir, tinggal pilih tipe OS yang digunakan.

Cara Instal :
1. Copy file “OpticalFlares” dan “.DS_Store”.
2. Masuk ke folder Adobe After Effects Plugin :

C:\Program Files\Adobe\Adobe After Effects CS6\Support Files\Plug-ins
atau
C:\Program Files (x86)\Adobe\Adobe After Effects CS6\Support Files\Plug-ins

3. Buat folder baru “Optical Flares”
4. Paste kedua file tadi
5. Buka “Optical Flares Crack Generator”
6. Jalankan Ater Effects, kemudian akan ke load Plug-ins Optical Flare yang belum bisa dijalankan
7. Buat komposisi dan gunakan optical flares.
8. Akan muncul pesan error, pada pesan error ini akan muncul kode, copy!
9. Kembali ke program “Optical Flares Crack Generator”, paste kode yang dari pesan error OpticalFlares tadi ke dalam generator, arahkan ke folder yang mudah di akses, tekan tombol GENERATE, dan akan muncul “OpticalFlaresLicense.lic” pada folder tadi.
10. Copy file “OpticalFlaresLicense.lic” masukkan ke dalam OpticalFlares plugin.
11. Jalankan kembali Afer Effects dan coba test OpticalFlares nya. Bila urutan yang kamu kerjakan sesuai, seharusnya tidak masalah.

 

Download Optical Flares 32 Bit

Download Optical Flares 64 Bit

Download Optical Flares Cara Instal

Download Optical Flares Optical Flares Crack Generator

iPhone Layar Lipat Dirilis Tahun 2021

Mengikuti tren baru yang mulai mengemuka di kalangan pabrikan gadget, Apple tampaknya dapat turut meramaikan pasar ponsel layar lipat di masa depan.

 

Belakangan, pabrikan gadget berlambang buah apel tergigit tersebut, telah dikabarkan telah mengajukan paten ponsel layar lipatnya ke Kantor Paten dan Merk Dagang Amerika Serikat (USPTO).??

 

Berdasarkan Info yang telah beredar, ponsel lipat didalam Apple memiliki sebuah layar yang mampu diakses dan ditutup layaknya sebuah buku.

 

Dalam paten tersebut, Apple menjelaskan kemungkinan penggunaan layar micro-LED  sebagai pengganti display LCD dan OLED.

 

? ” Perangkat elektronik mampu memiliki bagian fleksibel yang mampu dilipat. Perangkat kemungkinan memiliki layar yang fleksibel, ” tulis Apple didalam keterangan patennya seperti yang dikutip Indian Express.

 

Kabar berkenaan masuknya Apple di jagat ponsel lipat sebenarnya telah terendus sejak bulan Oktober lalu.

 

Sebuah artikel di sarana Korea, The Bell, menjelaskan Apple berencana menjalin kerjasama bersama LG untuk mengolah layar yang mampu dilipat.?? Kerjasama antara LG dan Apple kabarnya dapat selesai tahun 2020.

 

Karena itu, iPhone layar lipat diperkirakan beredar di pasaran kurang lebih tahun 2021.

 

Sebelum mengajukan paten, saingan Apple asal Korea Selatan, Samsung, telah lebih dulu mematenkan ponsel berteknologi layar lipat. Kabarnya, ponsel berikut dapat meramaikan jagat smartphone pada tahun 2018 mendatang bersama brand Galaxy X.

 

Selain Samsung, beberapa vendor ponsel lain layaknya LG dan Oppo dikabarkan dapat turut terjun membawa dampak ponsel layar tekuk.

 

LG telah mengajukan paten untuk perangkat mirip tahun 2015, sedangkan Oppo diketahui mengajukan paten November ini bersama mengusung ponsel lipat yang ditambah kamera putar.

 

Selain LG dan Oppo, Microsoft termasuk diam – diam telah mengembangkan perangkat 2-in-1 berteknologi layar lipat. Dengan ini, Microsoft dapat menghadirkan perangkat yang mampu difungsikan sebagai ponsel sekaligus tablet.