Forbrukslån | Pikavippi Vertailu | Test Kredittkort | Billigst Strøm | Alarmselskaper i Norge | Forsikringsselskap | Mobilselskaper i Norge | Takstmann
Belajar Toleransi Antar Umat Beragama di Bali

Kota Bali memang amat sangat kental dengan agama Hindu. Melainkan, di sisi lain, keragaman agama di sana terasa amat damai. Kongkretnya yakni traveler akan banyak menjumpai peribadatan bermacam-macam agama di satu daerah. Salah satu tempatnya yakni di Puja Mandala, Kuta Selatan, Nakal, Bali.

 

“Puja Mandala, pusat peribadatan 5 agama yang unik, sebab dalam satu kawasan yang sama ada 5 rumah peribadatan. Ini memperlihatkan jikalau Bali amat peduli dan toleransi agamanya baik banget,” kata jawara dari Solo, Pingkan Pashanita.

 

Juara lainnya, William Kelly Effendy menyebut Puja Mandala yakni salah satu pusat peribadahan terindah yang pernah ia datangi. Hal itu memperlihatkan toleransi antar umat beragama.

 

“Aku amat terpukau dengan daerah ini sebab dapat menandakan tiap-tiap umat manusia dapat hidup berdampingan dalam menjalankan ibadahnya masing-masing. Daerah ini menandakan toleransi masyarakat Bali dalam hal agama masih amat terjaga. Aku berharap daerah ini dapat menjadi ide untuk daerah lain supaya dapat mewujudkan kerukunan antar umat beragama,” kata jawara lainnya, Imam Subha Ari Pamungkas.

 

Baca Juga :   Masak Menggunakan Kompor Listrik Lebih Hemat

Sementara itu, jawara dari Bandung, Intan Rahmadani Kusumah menyebut Puja Mandala sebagai salah satu daerah yang amat menarik. Karena jarang sekali ada daerah peribadatan yang dibangun berjejeran.

 

“Ini pertama kalinya aku mengunjungi Puja Mandala dan aku diciptakan lumayan terkesima dengan fakta-fakta tentangnya. Daerah ini mengajarkan terhadap aku bagaimana toleransi masyarakat Bali dalam hidup beragama,” kata jawara dari Medan, Levin.

13Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *