Sammenlign Forbrukslån | Sähkövertailu | Kredittkort på Reise | Strømpris | Beste Hyttealarm 2018 | Forsikringsselskap | Mobilselskaper 2018 | Rimelig Elektriker
Piala Thomas Indonesia vs Korea: 3-2 Tim Putra Indonesia ke Final

Tim putra Indonesia lolos ke final Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2018. Kemenangan dramatis dengan nilai 3-2 atas Korea Selatan jadi penentu kelolosan tim Merah-Putih.

 

Pada lomba semifinal di Stadium Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Malaysia, Sabtu (10/2/2018), Indonesia unggul lebih dahulu melewati Jonatan Christie. Jonatan sukses menyelesaikan perlawanan Son Wan Ho dengan nilai 21-18 dan 21-14.

 

Mohammad Ahsan/Angga Pratama yang turun di partai kedua memperbesar keunggulan Indonesia menjadi 2-0. Ahsan/Angga menang mudah atas Chung Eui Seok/Seo Seung Jae 21-8, 21-10.

 

Korsel kemudian menipiskan ketertinggalannya melewati Jeon Hyeok Jin, yang mengalahkan Ihsan Maulana Mustofa 21-17 dan 21-16. Negeri Ginseng pun sanggup menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sesudah Choi Solgyu/Kim Dukyoung menang atas Hendra Setiawan/Rian Agung Saputro melewati rubber-game 11-21, 21-18, 21-19.

 

Duel antara Firman Abdul Kholik dan Lee Dong Keun di partai kelima berlangsung menegangkan. Firman merebut game pertama dengan nilai 22-20, namun Lee sanggup membalasnya di game kedua dengan nilai 21-11.

 

Pada game penentuan, Firman unggul 13-7 dan tampil seperti itu meyakinkan. Namun enam angka berturut-ikut serta kemudian direbut Lee dan kedudukan menjadi imbang 13-13. Hal ini sepertinya segera membakar semangat Lee, ia terus menekan dan meninggalkan Firman hingga kedudukan match point 20-14.

 

Dalam keadaan ini, Firman tetap tampil tenang. Satu demi satu nilai dicurinya dari lawan. Kian mendekat, Firman menebar ancaman pada Lee dan menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Firman membalikkan keadaan dan membuat Lee di bawah tekanan. Alhasil delapan nilai berturut-ikut serta diraih Firman dan ia sukses memenangi game penentuan dengan nilai 22-20. Kemenangan Firman mengantarkan Indonesia ke partai puncak.

 

Kemenangan Firman diwarnai aksi protes dari Lee dan tim Korsel sebab winning point yang diraih Firman dihasilkan dari pukulan Lee yang disuarakan fault oleh wasit sebab ujung raketnya mengenai net. Tim Korsel sempat mengajukan protes hingga ke referee, namun keputusan hal yang demikian tak bisa diganggu gugat.

Baca Juga :   Conte Tak Menyesal Berseteru Dengan Mourinho

 

Kekecewaan diterangkan Lee dan pelatihnya. Firman pun patut terduduk di penopang net menunggu Lee berkeinginan bersalaman dengannya. Aksi ini membuat Lee diganjar kartu merah oleh wasit. Lee akhirnya berkeinginan bersalaman dengan Firman.

 

\\\”Alhamdulillah pastinya senang sekali bisa mendonasi angka untuk tim. Tadi saya nggak mikir lawan sudah 20 dan saya 14. Pokoknya saya mikir bagaimana dapatkan satu demi satu nilai dan usaha banget untuk fokus,\\\” kata Firman usai lomba.

 

\\\”Aku juga tak merasa terbebani sebab saya bermotivasi, di belakang saya banyak senior-senior saya yang selalu ngasih tahu saya soal main dan sebagainya. Tadi juga nggak terlalu tegang, lebih enjoy sebab yakin sama diri saya sendiri,\\\” ujarnya kepada badmintonindonesia.org.

 

Tim putra Indonesia akan berjumpa dengan China di partai final, Pekan (11/2/2018). China melaju ke lomba puncak sesudah mengalahkan Malaysia dengan nilai 3-1.

 

Berikut hasil komplit lomba semifinal Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2018 antara Indonesia melawan Korea (3-2):

Jonatan Christie vs Son Wan Ho 21-18, 21-14

Mohammad Ahsan/Angga Pratama vs Chung Eui Seok/Seo Seung Jae 21-8, 21-10

Ihsan maulana Mustofa vs Jeon Hyeok Jin 17-21, 16-21

Hendra Setiawan/Rian Agung Saputro vs Choi Solgyu/Kim Dukyoung 21-11, 18-21, 19-21

Firman Abdul Kholik vs Lee Dong Keun 22-20, 11-21, 22-20

5Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *