Forbrukslån | Sähkön Hinta | Hvilket Kredittkort er Best | Billig Strøm | Billigste Innbruddsalarm 2018 | Forsikring | Mobilselskaper 2018 | Elektriker
Lewat Invita, Kirim Undangan Cukup Pakai QR Code

Sebuah startup asal Medan, Sumatera Utara, mengoptimalkan cara baru memberikan undangan saat acara-acara spesial.

 

Merupakan Invita, nama startup hal yang demikian, mau memudahkan setiap orang yang mau membikin undangan berbasis digital di setiap acara yang mereka selenggarakan, mulai dari pernikahan sampai ulang tahun.

 

Via platform hal yang demikian, pengguna dapat dengan gampang melacak sudah berapa banyak tetamu undangan yang mengkonfirmasi untuk hadir. Dengan demikian, mengundang orang dapat lebih kencang dan efisien.

 

Dikent Jingga selaku Co-founder dari Invita mengatakan, banyak keadaan sulit yang terjadi pada sebelum dan setelah event, salah satunya yaitu undangan.

 

“Membikin undangan memakan tarif dan waktu yang tak sedikit. Ironisnya undangan hal yang demikian akan kehilangan value-nya setelah event selesai dan hanya akan menjadi sampah,” ujarnya.

 

Kecuali itu, penggunaan buku undangan di Indonesia juga tak jelas maksud dan tujuannya, bahkan dapat dibilang hanya menciptakan antrian saat tetamu undangan masuk ke tempat acara berlangsung.

 

“Digital invitation hadir untuk menciptakan undangan yang lebih murah, lebih kencang, serta lebih eksklusif karena kami akan membikin satu QR Code untuk masing-masing tetamu undangan yang dapat diterapkan saat menjalankan registrasi,” kata Dikent.

 

Dia menambahkan, menurut survei yang dilaksanakan oleh BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional), 2 juta pasangan menikah setiap tahunnya di Indonesia, dengan 6 ribu diantaranya terjadi di Medan.

 

Sedangkan pasar yang tersedia cukup besar, bukan berarti Invita tak memiliki halangan berarti dalam menjalankan bisnisnya.

 

Kebanyakan masyarakat masih menilai mengirim undangan digital yaitu hal yang ‘tak sopan’, terpenting jika dikirimkan untuk orang yang lebih tua. Sedangkan ini jadi tantangan tersendiri bagi Dikent dan timnya.

Baca Juga :   Smartphone 5G Mulai Hadir di Akhir 2018

 

“E-inivitation bukannya tak sopan. Justru kami akan membawanya sebagai hal yang eksklusif dengan QR Code dan tentunya nama tetamu undangan sendiri akan tertulis sebagaimana undangan konvensional,” kata Dikent merespons hal hal yang demikian.

 

Sedangkan begitu, mereka mengakui bahwa memang tak seluruh orang dapat menerima e-invitation, terpenting untuk para usia tua yang belum tentu sanggup menerapkan telpon pintar.

 

” dari itu, awalnya kami akan menyasar terhadap anak usia muda sekitar 60% dan usia tua 40%, tapi seiring semakin banyaknya orang tua yang menerapkan telpon pintar mungkin nanti porsinya akan bertambah,” ujarnya.

 

Untuk menunjang bisnisnya, Invita bekerja sama dengan salah satu startup terkemuka di bidang wedding planner, yaitu Bridestory. Ke depannya, mereka juga akan menjalin kerja sama dengan sebagian e-commerce dan platform ride sharing.

21Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *