Beste lån uten Sikkerhet 2018 | Paras Hiiri 2018 | Beste Bensinkort | Billigste Strøm 2018 | Alarm | Beste Forsikring | Billigste Mobilabonnement 2018 | Tilstandsrapport Bolig
Terungkap, Nenek Moyang Tewas Akibat Hepatitis B

Para ilmuwan menemukan bahwa rupanya penyakit hepatitis B, sudah ada semenjak abad ke-16 silam. Ini dibeberkan via sekuensing DNA yang canggih pada mumi si kecil berusia 450 tahun lalu.

 

Mumi yang mulanya diduga terjangkit virus variola, atau variola itu dikubur di Basilika Saint Domenico Maggiore di Naples, Italia.

 

Dikabarkan iflScience, inovasi Hepatitis B, atau HBV sebagai salah satu faktor kematian nenek moyang dipublikasian di PLOS Pathogens.

 

Hendrik Poinar, ahli genetis evolusioner dan peneliti penyakit menular mengungkapkan, resume permulaan penyakit cacar pada mumi bisa disebabkan faktor kesamaan ciri infeksi antara HBV dan cacar.

 

Di mana, kata Poinar, ruam wajah yang dikenal dengan sindrom Gianotti-Crosti, mirip dengan ruam blistering yang sama dengan cacar.

 

“Data ini menekankan pentingnya pendekatan molekuler untuk menolong mengidentifikasi eksistensi patogen kunci di masa lalu, yang memungkinkan kita untuk memegang waktu manusia terinfeksi dengan lebih baik,” kata Pionar.

 

Para ilmuwan memakai sampel jaringan kulit kecil dan tulang untuk menggoda mengidentifikasi DNA. Dengan teknik sekuensing DNA, HBV bahkan teridentifikasi.

Baca Juga :   XL Axiata Akan Terapkan Teknologi Untuk Percepat 4G

 

“Semakin kita paham tentang perilaku pandemi dan wabah masa lalu, kian besar pemahaman kita tentang bagaimana patogen modern bisa berprofesi dan menyebar, dan berita ini pada kesudahannya akan menolong dalam pembatasannya,” tutur Poinar.

 

Dikenal, HBV yakni patogen yang luas, kompleks, dan mematikan yang menyerang hati, menyebabkan penyakit akut dan kronis.

 

Penyakit ini ditularkan via kontak dengan darah atau cairan tubuh orang lain yang terinfeksi. Diperkirakan 257 juta orang hidup terjangkit virus hal yang demikian, dengan perkiraan 887 ribu kematian pada 2015, kebanyakan berasal dari komplikasi.

45Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *